BERBAHAGIA BERSAMA

1203 Kata

“Mari berbahagia.” *** “Sudah aku bilang jangan begadang!” seruku kesal pada Jay yang bangun terlambat padahal kami akan menikah hari ini. “Kenapa kau tidak mendengarkanku sama sekali, hah?!” “Aku gugup semalaman, Sila,” katanya. Dia baru selesai berganti pakaian dan duduk di sebelahku yang baru saja selesai didandani. “Omong-omong, kau cantik sekali.” “Singkirkan tanganmu dan jangan menyentuh wajahku!” Jay menarik tangannya yang semula sudah akan disentuhkannya pada pipiku. “Apa aku tidak boleh menyentuh calon istriku?” “Tidak, jauh-jauh! Hush!” Sebenarnya aku melakukannya untuk mengusir kegugupanku saja. Aku sangat gugup akan pernikahan ini meskipun ini bukan pertama kalinya untukku. Dulu aku memang sudah pernah didandani dan menikah tetapi sekarang aku benar-benar melakukan itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN