“Ketika aku mengatakan akan menjalani hidup dengan lebih berarti, aku bersungguh-sungguh mengartikannya. Tidak apa-apa jika aku tidak tersenyum setiap waktu asalkan aku merasa nyaman dan tenang. Tidak apa-apa jika hidupku kedepannya seakan tidak memiliki tantangan asalkan aku merasa senang.” *** “Hai!” sapaku ketika melihat Gabriel datang. Sekilas dia terlihat terkejut karena aku menyapanya tetapi kemudian dia ikut bermain bersama. “Semuanya ada di halaman samping, di kolam renang. Kau bisa langsung ke sana, aku ingin mengambil makanan.” Setelah menunjuk kolam renang, aku langsung berbalik dan pergi menuju dapur. Aku sudah menghabiskan potongan buah milik Arnam jadi aku akan menggantinya—oh ya, khusus hari ini Arnold meliburkan seluruh pekerja di rumah ini untuk menghabiskan waktu bersa

