Bagaimana Kalau Bukan Kamu

1785 Kata

“Kak!” seru Brenda dari depan kamar Amel. Brenda menunggu jawaban dari dalam kamar, akan tetapi tidak terdengar apapun dari sana. Penasaran, dia menempelkan telinga ke pintu, tetap tidak terdengar suara apapun.  “Kakak ngapain sih di dalem?” gumam Brenda. Karena tidak sabar, Brenda membuka pintu kamar Amel dan melihat kakaknya sedang tertidur dengan posisi meringkuk di tempat tidur. Brenda masuk ke dalam dan berjalan menghampiri Amel.  “Pules amat ini orang tidur,” gumam Brenda. “Tapi cuaca juga mendukung sih,” lanjutnya lagi sambil memandang hujan melalui jendela kamar. Brenda berjalan ke meja rias dan mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk membangungkan Amel. Setelah melihat-lihat, dia mengambil kapas, kemudian memelintinya menjadi runcing. Sambil tersenyum jahil, Brenda kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN