Hari-hari selanjutnya, Ardian selalu menyempatkan datang ke rumah Amel untuk menjenguk dan menemani gadis itu. Amel yang awalnya merasa terganggu dengan kehadiran Ardian, lambat laun mulai terbiasa dan menunggu-nunggu kedatangan pria itu. Ternyata, Ardian tidaklah seburuk yang ada di dalam bayangan Amel. Bukan hanya perhatian yang diberikan pria itu, Ardian bahkan ternyata adalah teman mengobrol yang menyenangkan, wawasannya yang luas membuat Amel banyak mendapat ilmu tambahan, terutama di bidang perhotelan. Amel pun mulai terbiasa melihat cara berjalan Ardian, bahkan terkadang membantu pria itu jika mereka hendak mengobrol di gazebo. Terkadang Amel merasa menemukan sosok Jonathan dalam diri Ardian, akan tetapi Amel selalu mengingatkan dirinya jika mereka berdua adalah orang yang berbeda

