Tak satupun yang tau seberapa Tuhan akan menguji kesabaran seseorang dimana kini aku menjadi Rubby yang cahaya merahnya temaram. Bagaimana bisa aku meyakinkan diriku untuk bertahan atas perlakuan jimmy terhadapku malam itu menjadi kunci seberapa tidak pantasnya ia memerlakukan Ku seperti binatang,tak berharga,bahkan terlihat sangat murahan di matanya. Apakah ini Karena laura ?,jika memang benar ini karena kematian laura adik Ku seharusnya dia mau mendengar ku bukankah setatus kami telah sah menjadi suami istri.
*****
Hari demi hari bulan pun berganti namun perlakuan jimmy terhadapku kian dingin, bertemu denganku saja selalu tak menganggapku ada di antaranya ,"apa yang dia inginkan dariku" gumamku dalam hari tak sekalipun dia mau membalas tatapanku seolah-olah dia jijik kepadaku jelas-jelas malam itu dialah yang memulainya.
"Ambil itu dan minumlah" sambil tangannya melemparkan barang pipih seperti obat "apa ini Jim"kataku mendongakkan kepala melihat pil KB di hadapanku aku tau maksud jimmy apa tapi aku tetap bertanya padanya "itu agar kau tidak hamil,aku tidak mau sampai kau mengandung anak dariku jika itu terjadi maka bersiaplah menggugurkannya" sambil memincingan senyum dan pergi.
Betapa sakit hati ini mendengarkan dia berkata seperti itu jika itu yang dia mau kenapa terus meniduruku seperti itu.apakah aku hanya pelampiasan nafsunya yang begitu b***t. Ku tak bisa lagi memendung air mataku karena sekuat apapun aku bertahan maka semakin sakit hati ini untuk menerima perlakuanya sekokoh apapun aku pun perlahan akan hancur karenanya "Jim apakah kau bisa Ku gapai dengan kesabaranku,bisakah aku memilikimu Dan kau bisa mencintaiku" bisik Ku dalam hati