Kesalahan dan Penyesalan

424 Kata
Jimmy prove/ Rasanya sangat sulit sekali untuk berfikir jernih pagi ini dikantor apalagi aku terus mikirkan rubby dia ahir ahir ini terus mengisi otak ku ,entah kenapa aku merasa sangat malu ketika berada di dekatnya bahkan di kantor pun aku melarangnya untuk bertemu dengan ku ,aku selalu saja memiliki seribu alasan untuk membatalkan pertemuanku dengannya aku sering menghindar dan enggan menatap manik matanya yang memiliki bulu lentik yang memukau,iya benar aku tidak tahan dan aku putuskan menghindar terus darinya. Aku menyesal telah menyetubuhinya di malam pengantin malam itu malam pertama yang panas Dan terus terbayang kecantilan tubuh rubby bibirnya yang merah merona,kulitnya yang halus lebut Dan pitih bak s**u rambutnya yang berkilau Dan satu bal yang begitu sangat memabukkan harum Shea yang lekat Dan berbaur wangi ditubuhnya itu benar benar "WOW" hanya memikirkannya saja juniorku ini langsung menunjukkan kegagahannya. Rasanya aku sangat menyesal telah mengatakan bahwa istriku itu seorang jalang padahal dia adalah berlian rubby yang sesungguhnya aku sadar betul Karna walau saat malam aku hanya sedikit mabuk Dan kesadaranku masih dalam tahap on.aku melihat darah kesuciannya yang berhasil Ku tembus dengan Cara begitu kasar tapi otak dan nafsuku tidak bisa diajak kompromi sebab nafsu Ku yang lebih dominan lagi pula siapa bisa menolak hal yang sangat menyenangkan itu dan pada ahirnya Ku lakukan hal yang sama berulang setiap aku menginginkan persetubuhan bersama istriku itu.sepertinya memang benar posisi laura yang digantikan oleh rubby adalah keberuntungan untuk Ku tapi dilain hal jika aku mengingat kematian laura maka amarahku pada rubby tan bisa ku control dengan baik dan tujuan awalku adalah menyakitinya Dan membuatnya mati perlahan lahan maka dari itu biarlah aku menikmati tubuhnya dan melampiaskan nafsuku tapi aku tak menginginkan dia untuk memiliki anak dari Ku dalam pernikahan ini. "Drettttt..."ponselku berbunyi Ku lihat nama dilayar ponselku dan ternyata itu Mr.Willyam ayah rubby ya tentu saja ayah mertuaku langsung Ku angkat tanpa pikir panjang "Jim apa kau punya waktu sebentar nanti malam untuk menemuiku Dan berkunjung ke rumah" suara Mr.willyam Dari sebrang Sana "tentu saja Ada untukmu ayah mertua" jawabku ramah lalu "apakah Ada masalah yang penting ingin anda bicarakan dengan saya" susul pertanyaanku langsung "iya..tentu saja ada ini soal rubby" menekan kata katanya pada nama istrinya "baiklah...apakah aku harus mengajak rubby datang juga ayah mertua ?" Tanyaku kemudian lagi "tidak usah mengajaknya Karena rubby istrimu sudah Ada di sini kau tinggal datang saja setelah pulang Dari kantor" katanya yang membuatku sedikit kesal Dan mengetatkan rahang "hemmm baiklah" balasku Dan mengahiri pangilan tersebut. "Awas kau rubby" batinku dalam hati wanti-wanti jika rubby mengadukan perlakuanku terhadapnya pada orang Tuanya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN