Api Cemburu

407 Kata
Mobil sports hitam milik Jimmy telah berparkir di teras rumah mewah orang tua rubby saat ini sebab sepulangnya Dari kantor Jimmy langsung brgegas pulang menuju kediaman sang ayah mertuanya tapi sesampainya Jimmy disana dia langsung disambut dgn pemandangan laki-laki yang cukup ia kenali bersama dgn istrinya Hendrick jelas Jimmy tidak menyukai hal tersebut apa lagi dia tau bahwa laki-laki itu memiliki perasaan suka pada istinya namun di lain hal dia tak bisa memungkiri bahwa senyuman rubby sangat memikiat hati siapapun yang melihatnya sayangnya bukan Jimmy yang menorehkan senyum itu tetapi laki-laki pain Dan hatinya begitu bergemrutuk melihatnya saja. "Kenapa memberitauku kau datang kemari" ucap Jimmy sembari berjalan menuju istrinya bersama Hendrick terliat jelas kedatangan Jimmy membuat suadana antara rubby Dan Hendrick jengah senyum rubby yang tafinya menggembang semakin menyusut tak ada response sedikitpun Dari rubby dia hanya diam, "aku yang mengantarnya kemari dia bilang suaminya sangat sibuk sampai-sampai tidak bisa mengantarkan istrinya kerumah orang tuanya padahal dia sangat rindu untuk bertemu" jawab Hendrick pada Jimmy. Jimmy mengetatkan rahangnya Dan mengepalkan tangan diraihnya bahu rubby Dan dihadapkanya pada dirinya "aku bertanya padamu" tapi lagi-lagi rubby hanya memandang suaminya itu dengan tatapan kebencian tanpa perduli rubby meghepaskan tangan Jimmy Dan masuk kedalam Dan menuju dapur. Hendrick pun terlihat tersenyum Dan memincigkan matanya "jauhi istriku" triak Jimmy menekan untuk memperingati Hendrick untuk menjahui rubby, Jimmy kini merasa ia tengah dibakar oleh rasa api cemburu. Tunggu dulu Jimmy seorang Jimmy cemburu ?,Dan itu karena rubby yang benar saja. Makan malam dengan suasana dingin karena kecanggungan tapi tak berselang lama "bagaimana bisnis mu Jim apakah baik ?" Jimmy membalas dengan senyuman "tentusaja baik ada beberapa kolega besar yg ingin bergabung dengan berinvestasi pada perusahaan" kemudian hening selang beberapa menit setelah jamuan makan malam selesai Hendrick berpamitan pulang pada mr.willyam "om aku pulang dulu ya" senyum sumringah Mr.willyam "hati-hati di jalan jgn mengebut besok jangan sampai telat datang ke kantor untuk rapat denanku dan terimakasih kamu sudah mau mengantar adik mu kemari" karna Hendrick dan rubby memang hanyalah sebatas saudara sepupu ibu Hendrik adalah kakak kandung Mr.willyam tapi sayangnya pembicaraan tersebut tak di dengar langsung oleh Jimmy sebab hatinya panas butuh ketenangan Dan ingin mencari udar di dekat kolam renang di rumah mertuanya itu. Sejak kedatangannya tadi rubby selalu menghindar darinya Dan tidak mau menjawab apapun yang Jimmy katakan. Melihat menantunya yang melamun sendirian di kolam malah Mr.willyam berinisiatif untuk mengajak menantunya bermain bidak catur tentu saja langsung di angguki Jimmy mengingat dimana ia berada sekarang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN