Chapter 44 - INSECURE

801 Kata

Niat Ceril untuk berjalan keluar rumah ialah melepas sesak yang terasa mencekiknya. Ia sama sekali tidak mengharapkan kehadiran seseorang yang kemungkinan dapat memperparah kondisi hatinya. Namun, sepertinya hari ini nasib baik sedang tidak memihaknya. Selain kemunculan Naka yang terkesan tiba-tiba, kini ditambah dengan kehadiran orang yang saat ini masuk ke dalam daftar manusia yang tidak ingin ia temui. Ceril, tak mampu berkata apa-apa saat Naka ikut menoleh ke arah suara yang memanggil namanya, seiring dengan langkah lelaki yang memanggilnya itu semakin mendekat. Ceril tidak menjawab panggilan itu, bibirnya mengatup rapat dengan bola mata yang mengerjap tak mengerti, menatap Naka yang tersenyum manis ke arah Karel. Senyum manis milik Naka itu memang memikat, tapi untuk saat ini sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN