Empat Puluh Hari

1011 Kata

Entahlah, apa yang harus aku percayai, kehadirannya yang walau hanya sebagai bayangan saja atau perasaan aku sendiri yang masih meragukan keberadaan dia di depan kedua mataku ini. "... Jadi kamu masih punya sisa waktu untuk bersama dengan aku hanya ... tiga puluh tiga hari saja?" meski pun pertanyaan itu terdengar menyakitkan, aku tetap mengatakan. Dia mengangguk, anggukan kepala yang tidak aku inginkan, tapi itulah kenyataan yang harus aku terima. "Aku akan benar-benar pergi setelah hari itu genap," jawabnya lagi dengan kata-kata. "Kalau begitu, tolong katakan pada malaikat itu, ambil saja separuh dari sisa nyawaku untukmu Rezky. Tolong kamu mohonkan padanya seperti itu, agar kita bisa memiliki waktu untuk bersama walau pun nggak sebanyak yang kita mau. Tolong Rezky, katakan padan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN