Alur Cintaku

1098 Kata

Aku tidak pernah mengira atau bahkan mengharap jika alur dari kisah cintaku akan seperti ini. Terpisah oleh dua dunia yang berbeda. "Osy ayo bangun gadis malas, hari sudah hampir siang dan kamu harus pergi ke sekolah!" terdengar suara perintah yang samar di telingaku. Aku masih berpikir apakah aku ini sedang berada di alam mimpi, lalu kudengar satu kali lagi kalimat perintah dengan nada peringatan seperti tadi, "ayo bangun dan bersiaplah untuk pergi ke sekolah atau aku nggak akan menampak diri di depan kamu lagi!" Aku pun kemudian membuka kedua mata yang masih terasa berat dengan perlahan. Aku tersenyum melihat wajahnya nyata di hadapan bukan dalam mimpiku saja, tapi dia... "Rezky, aku ingin lihat wajah kamu aja, plis, jangan paksa aku untuk pergi ke sekolah. Atau ke mana pun juga. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN