Pelukan Hangat

1028 Kata

               Theodoric hendak berbalik melangkah pergi dari samping istana presiden, setelah berbicara dengan Anna dan Jeff yang tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Hanya bisa menuruti pemuda jangkung itu yang menekan keduanya untuk tidak melakukan sesuatu yang merugikan banyak pihak, terutama orang-orang selamat yang masih menetap di salah satu ruangan bawah tanah istana presiden. Pemuda itu menghentikan langkahnya saat seseorang kini menghampirinya dengan melemparkan tatapan mengintimidasi. Bukannya takut, Theodoric seperti mendapat gertakan dari anak kecil. Tidak terusik sama sekali, hanya menganggapnya lucu. “Kau yang bernama Theodoric?” Tanya pemuda yang tidak lain adalah Jackson itu, Theodoric menanggapi dengan anggukan kepala pelan. Menaikan alis kirinya tinggi seakan mengatakan ‘k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN