Malam ini langit bergemuruh. Mengelukan petir di tengah hujan. Derasnya air yang turun membasahi bumi, kian meresahkan jiwa tiap-tiap penduduk kota Jakarta kala itu. Perasaan sepi di tengah gelapnya langit mendung, tengah merajam hati seorang laki-laki bernama Reymond. Laki-laki itu terus memeluk anaknya yang menangis ketakutan mendengar petir yang menyambar-nyambar di langit. Dengan sabar dia meninak bobokan sang buah hati dalam dekapan hangatnya. Berharap Ruby bisa lebih tenang. "Ruby kangen Mamah, Pah..." gumam Ruby yang semakin merapatkan tubuhnya pada Reymond, sang Papah. Mata lelaki berusia 35 tahun itu kian berkaca-kaca. "Besokkan Ruby libur, nanti kita ke makam Mamah ya?" ucap Reymond. Berulang kali dia mengecup kepala Ruby. "Emang Mamah nggak akan bangun ya Pah? Putri salju

