Part 27

1234 Kata

Tak henti-hentinya Gia mondar-mandir di depan ruang operasi, setelah menemukan satu fakta penting mengenai sosok yang mengancamnya dengan kotak berisi surat ancaman, namun secara tiba-tiba pelakunya dikabarkan mengalami tabrakan dengan tingkat kesembuhan hanya 50%. “sudah lah Gi, kau jangan mondar-mandir seperti itu kau cukup tenang, biarkan para dokter mengerjakan pekerjaannya” Gia tak mengindahkan ucapan Abidzar, pikirannya kini hanya tertuju pada sosok Deva yang sedang di operasi di dalam sana. Deva merupakan juru kunci yang akan mengantarkan dirinya pada seseorang yang beberapa waktu belakang bermain-main dengan karier yang sudah ia mulai dari semasa kuliah. Merasa tak ada tanggapan dari sang empuh Ali berdiri dari duduknya menghampiri Gia, menarik perempuan itu untuk duduk antara di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN