Venus mencoba memejamkan mata, berharap kedua matanya segera mematuhi perintahnya. Harusnya dia segera bergegas tidur jika tidak ingin berangkat kerja dengan dua kantung mata yang menghias wajahnya. Jika itu sampai terjadi, Venus percaya, manusia pertama yang akan mencemoohnya adalah Winda. Lalu, dia akan merekomendasikan Venus beberapa produk kecantikan penghilang kantung mata. Dan, itu akan sangat menyebalkan. Melirik ke arah jam yang ada di dinding, jarum menunjuk pada angka sepuluh. Venus masih belum mengantuk juga. Lalu, nada pesan di ponsel Venus berbunyi. Segera, Venus meraih ponsel yang ada di atas nakas. Sebuah nama tertera di layar: Romeo. Selamat tidur. Hanya dua kata itu, namun itu sudah cukup membuat Venus tersenyum lebar. *** Seperti biasa, Venus berangkat ke kantor

