49

1197 Kata

"I-iya. Aamin." jawab Lucas tersenyum. Entah apa yang akan istrinya ini respon besok ketika mengetahui jika dirinya telah berbohong pada Alika, kalau sebenarnya anak keduanya itu sudah... tiada. Apakah Alika masih akan tetap menganggapnya sebagai suami yang baik, atau justru kecewa... atas kebohongan yang telah ia ciptakan sendiri. Terlepas dari kesenangan dan harapannya yang dipegang malam ini. Esok paginya di kantor Alika's group. Risha sedang sibuk menyusun jadwal pertemuan dengan klien. Yang akan bertemu dengan klien dari perusahaan A adalah Albert. Itulah alasan kenapa Risha terburu-buru melaksanakan tugasnya ini karena Albert sejak tadi terus mencecarnya agar menyelesaikan tugasnya dengan cepat. Sudah dua kali Albert bolak-balik ke ruangan Risha menagih jadwal tersebut. Hin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN