50

1126 Kata

"Tenang aja Pak semua beres deh pokoknya. Dia katanya mau teken kontrak secepatnya." ucap Risha. Albert terkejut, ia merasa senang dengan hal itu. "Yang benar? Syukurlah, ini semua berkat kerja kerasmu. Setelah ini saya akan mentraktir kamu." ucap Albert. "Eh? Enggak usah Pak. Enggak perlu." ucap Risha sok tidak butuh padahal didalam hati berkata. "Enggak perlu ditraktir tapi lebihin aja gaji saya Pak." batinnya. "Oh iya flashdisknya mana? Saya mau cepat-cepat pulang setelah ini." tagih Albert. "Oh, bentar." ucap Risha yang langsung merogoh saku jasnya. Akan tetapi dirinya tidak menemukan di kedua saku baju jasnya. "Mati gue.. perasaan flashdisknya gue taruh di saku deh. Kok enggak ada sih?! HUWA GIMANA INI!" batin Risha yang langsung kelimpungan mencari entah di tas atau saku cel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN