Dion duduk di kursi menghadap Via sambil tertawa dengan gembira, tetapi sebagai gantinya dari Via adalah dingin bahkan tanpa melirik atau menatapnya sekalipun. Krystal mengusap hidungnya dan tersenyum. Dion masih saja tertawa dan berbicara dengannya. “Vi—” ucap Dion. Sebelum Dion berhasil memanggilnya, Via menatapnya tajam dan dingin, tetapi Dion hanya tersenyum karena ia merasa aneh memanggil namanya. “Vivian," panggil Dion lagi. Via mengamatinya dari atas ke bawah, ia bertanya dengan dingin. “Ketua Christ! Izinkan saya bertanya kepada Anda, apakah Anda selalu memakai piyama Anda dengan t*******g kaki untuk menyambut tamu?” ucap Via. Dion melihat bahwa Via tidak menyukainya. “Baiklah, aku ke atas sebentar,” ucap Dion. Setelah mengatakan itu, ia dengan cepat berlari ke kamarnya. Nyonya

