Malam hari, Dion dan Andreas duduk di dalam mobil yang diparkir di depan gerbang mansion Via. Andreas membunyikan klakson beberapa kali dan tetap tidak ada yang membuka gerbang, jadi dua orang itu terjebak di sana. Krystal berjalan ke ruangan pemantauan CCTV bersama Via. “Putri, dia masih menunggu di depan gerbang dan menolak untuk pergi," ucap Krystal. Via tiba-tiba menunjukkan senyum jahatnya. “Ayo kita ke sana dan kamu pancing Andreas untuk menjauh. Katakan pada pengawal untuk tidak mengikuti kita sebentar,” ucap Via. Krystal mengangguk dengan hormat. “Baik," jawab Krystal. Di luar, Andreas dengan cermat melihat sosok orang yang mengarahkan pistol ke mobil mereka, lalu menarik pistolnya lagi dan kemudian menghilang. Andreas keluar dari mobil, Dion juga turun dari mobil dan berteriak

