CHAPTER 24

1028 Kata

Resepsionis mendengar suaranya yang begitu lembut dengan tubuh yang memar-memar, resepsionis merasa bahwa gadis itu sangat baik. "Apakah Anda sudah membuat janji?" tanya resepsionis dengan ramah. Gadis itu menggelengkan kepalanya. "Saya tidak punya janji, tapi bisakah Anda memberitahu Presdir Dion untuk datang menemuiku?" ucap gadis itu. Resepsionis mengangguk kemudian menelepon sekretaris Dion untuk menyampaikan pesan gadis itu. Kurang dari lima menit Dion dengan cepat turun dan muncul di depan Grace. Andreas dan Evans membungkuk hormat menyapa Grace. Dion terkejut melihat wajahnya yang penuh luka lebam seperti itu. "Mengapa kamu menjadi begini? Siapa yang memukulmu?" tanya Dion dengan nada tinggi. Grace langsung memegang tangan Dion. "Bisakah kita kembali ke mansion sekarang kemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN