Lilac mengerutkan kening dengan curiga. “Apakah kamu mengatakan yang sebenarnya?” tanya Lilac. Nyonya Eliz menganggukkan kepalanya. Angel masih menatapnya dengan sedikit keraguan. “Nenek juga bisa meramal umur seseorang?” tanya Angel. Nyonya Eliz dengan ringan mengangguk padanya. “Aku hanya bisa melihat orang yang sekarat, atau tiga hari lagi dia akan meninggal. Tiga hari lagi Tiger tidak akan hidup lagi,” ucap Nyonya Eliz. Angel mengerutkan alisnya dan terus bertanya padanya. “Jadi apakah Nenek tahu kenapa dia bisa meninggal?” tanya Angel. Nyonya Eliz menggelengkan kepalanya sedikit, ia hanya bisa melihat siapa saja yang sekarat tetapi tidak tahu mengapa mereka mati. Lilac sedikit mengernyit padanya dengan kesal. “Aku ingin tahu bagaimana dia mati,” ucap Lilac. Nyonya Eliz terkikik m

