Perjalan hidup memang selalu banyak rintangan yang menusuk hati hingga rasanya ini membuatku menyerah, bangkit lalu entah kelemahannya sangat berpengaruh sehingga aku menginginkan hidup bebas. Tanpa ada ikatan apapun dengan seorang pria, bahkan aku muak memikirkan satu wujud itu. 4 tahun bukan apa-apa untuk lebih mengenal pasangan, karena sejatinya seumur hidup pun tidak akan mampu tahu seberapa baik dan buruknya seseorang. Nadia menatap arah lain sambil mengusap air mata, tangannya juga sangat erat menggenggam jemariku. Tidak pernah aku membagi kisah-kisah dalam hidup ini kepada orang lain termasuk adikku, namun malam kedua di apartemen Nadia aku tidak sanggup menanggung linangan air mata ini sendiri, semua tidak akan kembali tapi aku ingin segalanya segera berakhir. “Aku

