Sinar datang lebih sempurna saat pertama kali kulihat cahaya matahari dari ufuk kota Meksiko kemarin sore, kini hangatnya terasa begitu menenangkan juga entah karena pelukan dari semalam melindungi atau memang hawanya berbeda seperti di Inggris. Dan sejak semalaman aku menghabiskan waktu hanya dengan melayani gairahnya yang tertanam, tak bisa ditolak karena Libra cukup beringas hingga tubuhku terasa lelah pagi ini. Mataku masih malas untuk terbuka lebar meski sudah menemukan wajah itu terlelap di dadaku. Rupanya Libra tidak mengubah posisi tidurnya sejak kami menuntaskan pesta kecil-kecilan bulan madu saat ini, wajahnya terlihat tenang meski aku terus mengusik nya. Bahkan aku sempat tertawa karena Libra menyingkirkan jariku dari kelopak matanya, tapi itu terus membuatku menggoda

