35. Ancaman Dosa Pertama

1709 Kata

     Degup yang selalu mengiringi setiap jam di dalam hari-hari dengan penuh penantian, aku memutuskan untuk selalu menyiapkan makan malam setelah Libra kembali dari mencari nafkah. Tapi kali ini aku lebih dulu pergi ke supermarket bermaksud belanja kebutuhan dapur, meski Wina melarang tapi aku bersikeras karena sebagai kesibukan ketika di rumah terasa membosankan.      “Mbak, keju masih ada?” Tanyaku masih mengelilingi rak menyimpan segala kebutuhan zat padat dari s**u.      “Tinggal satu box kecil Bu.”      “Ok, kita stok keju dulu abis itu yang lain!” Aku memasukkan jumlah cukup banyak, ini demi memperbanyak stok keju di rumah.      Entah sudah berapa lama aku berjalan kesana-kemari, mencari semua kebutuhan sebagai bahan makanan. Yang paling utama memang aku harus menyiapkan keju, i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN