36. Terpuruk Dalam Dosa

2305 Kata

     Menjadikan semua seakan mudah rasanya tidak mungkin saat hampir seharian aku berada di luar rumah, tidak ada siapa pun yang bisa aku ajak bicara karena berada di daerah asing. Aku turun dari taksi 2 jam lalu karena tidak memiliki tujuan juga uang cash sebagai bayaran, ditambah semua ini sangat menyulitkan saat perutku terasa lapar.      Aku berada di daerah yang hanya ada beberapa rumah di sekitar jalan, toko pun menyediakan bahan bangunan juga aksesoris musik. Aku terus berjalan mencari kafe, tapi karena lelah ini datang akhirnya singgah sejenak di bawah pohon terdapat bangku kecil. Di sini lah akhirnya aku bisa membelai bayiku.      “Maaf ya sayang, tahan dulu lapernya! Bentar lagi kita cari makan!” Sebisa mungkin aku menahan tangis, itu hanya akan menambah rasa kram di perutku.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN