Pagi-pagi sekali Rasya sudah bergegas untuk membuatkan sarapan seperti biasanya. Tak lama Percy keluar dengan sudah lengkap memakai setelan kerjanya. Ia sempat melirik ke arah Rasya yang tampak sibuk membuatkan sarapan di dapur. "Rindi memotong pergelangan tangannya sendiri." Ucapan Percy menghentikan gerakan Rasya yang tengah memasak. "Dia terlihat sangat frustasi." "Aku bukannya tidak ingin bertanggung jawab padamu, aku tau aku yang sudah menarikmu masuk ke dalam hubungan ini. Dan aku juga tidak memperlakukanmu dengan baik, aku sadar akan hal itu. Tetapi Rindi terus mengusik pikiranku." Terdengar helaan nafas dari Percy. "Maafkan aku Sya, aku harap kamu bisa memahami posisiku yang terjepit antara cinta pada Rindi dan sayang padamu sebagai sahabatku. Aku tidak ingin menyakiti kalian ber

