Isaac tersenyum melihat perubahan wajah Agatha yang kini bersinar ketika melihat jalanan sepi yang mereka lewati saat ini. Agatha jelas-jelas suka perjalanan malam seperti yang mereka lakukan saat ini. Isaac sempat dibuat heran oleh Agatha yang terlihat jauh lebih senang pada hal-hal kecil seperti yang mereka lakukan saat ini. Bukan ketika Isaac memberikan kartu kredit dengan limit yang besar atau barang-barang mewah untuk Agatha kenakan. "Agatha, kamu begitu suka langit malam sampai tidak sekalipun ingat aku disini?" Tanya Isaac sambil menahan senyum. Agatha segera menarik tangan yang ia julurkan keluar lalu menoleh kepada Isaac dengan kedua mata yang membulat. "Anu.. Maaf..-" "Kamu tidak perlu meminta maaf. Kenapa kamu meminta maaf?" Kata Isaac sambil mengernyitkan dahinya. Agatha

