Cracked

1148 Words

Isaac terbangun di kasurnya. Tidurnya semalam adalah tidur paling nyenyak dari semua tidur yang pernah ia rasakan. Ia menoleh kepada sebelahnya dan menemukan Agatha disana. Masih tertidur pulas mengenakan piyama yang sedikit kedodoran. Gadis itu tak tidur di kamar terpisahnya. Yah, setidaknya untuk semalam ini. Sepertinya Isaac menangis semalaman bahkan ketika mereka sudah kembali ke rumahnya. Ia meleleh di depan Agatha yang ikut kembali menangis karena melihat Isaac menangis. Lucu juga kalau dipikir-pikir lagi. Ada sesuatu yang berdetak dan berdesir kasar di dalam kulit Isaac ketika ia bisa memeluk Agatha pagi itu. Agatha mendesah kecil ketika merasakan tekanan dari dekapan Isaac yang berada pada kedua lengannya. "Pagi," bisik Isaac. Agatha menoleh lalu tersenyum sambil mengerjapkan mat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD