BAGIAN 27

2040 Words

Rombongan itu tengah memulai perjalanan kembali menuju kediaman Edgar. Beberapa pengawal menunggangi kuda berada di barisan depan, salah satunya adalah Hie. Di belakangnya terlihat kereta kuda yang tampak mewah dengan berbagai hiasan di bagian luarnya, ditempati oleh sang nyonya besar, Yuren. Seorang kusir berserta Anett duduk di depan kereta. Keadaan hening dan lancar pada awalnya. Semua pengawal memasang mata dan telinga mereka untuk memantau keadaan. Anett sesekali berbincang dengan kusir yang duduk di sampingnya. Sedangkan Yuren sendiri hanya berdiam diri di dalam kereta. Air mata sudah berhenti mengalir dari kedua matanya meski wajah sendunya masih tercetak jelas. Dia hanya diam melamun seraya menatap ke sekeliling melalui jendela kereta. Hingga keheningan dalam perjalanan itu pun b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD