"Tak Ada Tapi-Tapi!"

1208 Words

Tidak ada tapi-tapi kalau berurusan dengan Arif. Dengan Via yang berada di kamar Boy saja sudah membuat Arif mengira mereka tidur sekamar, mana poin besarnya lagi Via mual-mual. Kemarin kan Boy berkedip bahwa dia kan menghamili Via nanti, Arif kira sudah dari Via mulai menginap di rumahnya Boy. “Ooo ouu. Pokoknya kalian harus segera menikah! Kamu papa tunggu di bawah!” Arif kembali ke lantai satu. Tadinya dia datang ke sini untuk menjemput Via, tahu alamat ini saja dari ayahnya Boy. Sengaja Arif tidak menghubungi mereka dulu kalau ingin datang. Firasat Arif mengatakan, dia akan menggerebek anaknya sendiri bagaikan polisi intel yang menggerebek pasangan kumpul kebo di hotel. “Boy …. Tadinya aku mau minta gagalkan saja pernikahan ini. Eh ayahku malah mau mempercepat.” Via menepuk keningnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD