"Perjodohan"

1660 Words

Janda belum punya anak satu itu pun tidur nyenyak di kamar luas dan kasurnya empuk. Lumayan juga kini Shavia tak menyusahkan Minah karena tak menginap di kost kosannya. Kasihan Minah jika Via menginap, kasurnya sempit dan keras, mereka jadi main dempet-dempetan. Belum lagi kalau hujan deras, ada yang bocor, airnya harus ditampung oleh ember. Hawa jakarta juga panas, di kamar minah hanya ada satu kipas, jadi mereka mendinginkan tubuh dengan kipas tersebut, kipas terkadang malah membuat masuk angin bukannya membuat tubuh adem.  Via sampai bangun kesiangan saking nikmatnya tidur di sini. Matahari sudah bersinar terang menembus gorden berwarna merah muda. Jemari tangan kekar yang terasa dingin mengusap pipi Via lembut. Via jadi terbangun dan melirik yang punya tangan ini. Ah iyaa, semalam di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD