"Rese lo! Yang penting kan gue tetap cantik tiada tara walau pakaian gue tomboy," elak Vanya seraya mengibaskan rambutnya ke belakang. "Terserah lo ajalah Van, gue mau pilih dress dulu ya. Lo kalau udah selesai pilih jaketnya langsung ke gue ya," ucap Dinda lalu beranjak pergi ke arah dress-dress cantik yang tergantung rapi di ujung ruangan. Sepeninggalnya Dinda, Vanya pun segera menghampiri beberapa jaket yang tergantung rapi di tengah-tengah ruangan itu. Dengan bersenandung ria, Vanya memilih beberapa jaket kulit serta outfit bernuansa hitam yang menarik perhatiannya. "Gue beli banyak gak masalah kali ya? Lagian juga rekening gue setiap bulannya pasti diisi sama pria tua itu," gunam Vanya seraya memilah-milah pakaian. Beberapa menit Vanya sudah memilih sebanyak delapan potong baju y

