"Makan dulu gays, dari kemaren suasana nya itu mencekam banget. Berasa lagi nonton horor tau" Tia datang membawa satu nampan penuh dengan makanan untuk dimakan bersama para sahabatnya. Meraka sedang di kantin yang sekarang lebih sepi dari biasanya. Dengan Tika yang mogok bicara. Tapi Tika emabg jarang ngomong, sekalinya ngomong cuma buat ngata-ngatain doang. "Udah, ayo makan. Pura-pura baik-baik aja juga butuh banyak tenaga" lanjut Tia lagi saat merasa Tika tak perduli dengan makanan yang dia bawa. "Udah deh Ya' si Tika lagi puasa. Puasa ngomong, puasa makan, puasa minu- ah, gua kira dia juga puasa minum" Lola menghentikan ucapanya saat Tika tiba-tiba menyahut es teh milik Tia lalu diteguknya hingga tersisa setengah. "Udah Tik, gak usah di pikirin. Nanti gua dateng kerumah elu deh, bila

