24.Pelakor

1045 Words

"Ohhh, ya udah lah kalo gitu. Bersambung dulu ya" "Apaan sih To, gak jelas" Tia melempar tisu ke arah Anto. "Tau tu, dasar kembaran bayi dugong!." Timpal Lola, sambil mencubit tangan Anto. "Sakit La, ya ampun!" Anto histeris. "Kadal gurun dasar!" Tika ikutan. Dia memukul muka Anto dengan buku menu. Tika emang gitu. Diam diam menyeramkan. "Sakit Tik. Kalian tega banget sama babang Anto. Ini semua karena kamu" Anto mulai drama. Menunjuk Risky dengan d**a yang sengaja di naik turunkan seperti orang kehabisan nafas. "Apa? Aku? Mereka yang melakukan kekerasan, aku yang kamu salahkan? Jahat kamu mas" jawab Risky tak kalah drama. Semua menghela nafas. Kenapa pake di ladenin sih? Emang ya, kalo udah kumpul sama mereka berempat itu jangan harap bisa normal kembali. "Gua mau melambai ke arah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD