Bandara Dominik Eduard Osok, Soreng – Oktober 2021 “Han, bagaimana dengan pesawat kita?” tanya Annelyn dengan gelisah, dia duduk di sofa VVIP Longue dengan tidak tenang. Mereka sudah menunggu selama lebih dari lima belas menit dan tidak mendapatkan konfirmasi apa pun dari pihak maskapai Elang Indonusia yang mengoperasikan Sasongko Private Jet dan itu biasanya pertanda buruk karena itu artinya adalah mereka tidak bisa terbang secepatnya. “Saya baru saja mendapatkan informasi dari Elang Indonusia base Makassar kalau mereka sedang mengalami sedikit masalah dengan Flight Plan Sasongko Private Jet. Mereka baru saja mengirimkannya kepada Air Traffic Controller Hassanudin International Airport,” katanya menjawab. Hana melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya mengakumulasi waktu

