[26] Napoleon and Josephine

1964 Words

Alléno Paris au Pavillon Ledoyen Coq au Vin yang tersaji di depan Aprodytha turut menggugah selera wanita berusia 25 tahun itu. Tangannya kembali meraih pisau dan garpu yang sama – bekas ia pakai makan sebelumnya, lalu memotong daging ayam tersebut dan memasukan ke dalam mulutnya. Mata Aprodytha kembali berbinar saat potongan daging ayam dan bumbu dengan cita rasa wine yang kuat menyentuh lidahnya. Aprodytha tak henti – hentinya tersenyum dan merasa takjub dengan hidangan yang ia makan saat ini. Mungkin ini akan menjadi momen pertama sekaligus terakhir baginya. Kapan lagi ia bisa menikmati makanan mahal dan mewah, dengan cita rasa yang luar biasa lezat di Paris. Mungkin Aprodytha butuh waktu beberapa lama agar bisa pergi ke Paris dengan menggunakan uangnya sendiri. Tak berapa lama kemu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD