Pengorbanan

2090 Words

Hana meneguk salivanya ketakutan melihat perubahan Adam yang sangat menakutkan. Mungkin salahnya ingin menguji pria tersebut. Sekarang Adam marah bahkan tak peduli di sekitarnya. "Ti-tidak Adam! A-aku--" potong Hana melihat Adam mendekat ke arahnya. Ia tidak menyangka Adam tega mendorongnya. "Kau yang memancingku duluan dan dengan senang hati aku memberimu kepuasan," ujar Adam menarik handuk yang melilit di tubuh Hana lalu membuangnya ke sembarang arah. Ia memandangi Hana datar dan tanpa ekspresi. Wanita itu menutup bagian sensitifnya dengan tangan merasa malu, padahal Hana tak pernah malu selama ini jika melepas pakaiannya di depan pria. "Jangan, Adam! Jangan mendekat! Aku tadi kehilangan kendali. Aku minta maaf karena menyentuhmu," teriak Hana semakin ketakutan. "Aku bosan mendengarm

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD