Selepas Damian masuk ke kamarnya, Hana semakin menangis. Ia merasa tertampar oleh sindiran Damian yang menganggapnya wanita rendahan. Status Hana memang selalu dianggap enteng oleh Damian. Pria itu tak pernah menganggapnya ada sekalipun. Hati dan jiwanya terluka atas balasan yang Damian berikan. Bukan karena malu telah di cap wanita bukan baik-baik tapi Hana sadar kalau ia memiliki banyak kekurangan termasuk bodoh sejak awal. Ya, dia mudah tertipu dengan janji rayu manis dari Damian. Seharusnya dia tidak tersentuh saat pria itu pertama kali memintanya untuk membayar Damian dengan tubuhnya. Dia kehilangan segalanya karena pria itu dan sekarang Damian berlaku semaunya. Hana hanya menjadi pelampiasan yang tak punya harga diri. Kapan saja ia dibutuhkan maka Hana harus menyerahkan tubuhnya se

