Inggit menggeliatkan tubuhnya saat merasakan sesuatu menimpa bagian perutnya, dan bahkan hangat deru napas tiba - tiba menerpa kulit lehernya. "Uggh!" lenguhnya saat merasa tak nyaman karena ada sesuatu yang mengganggunya. Perlahan, ia mengerjapkan matanya saat merasa tidur lelapnya terusik oleh sesuatu. Saat matanya terbuka, Inggit menyadari jika dirinya tidak berada di rumahnya, melainkan di tempat lain. Mulutnya terbuka lebar dan menguap setelah nyawanya sedikit terkumpulnya. Matanya melirik ke bawah dan mendapati sebuah tangan kekar melingkar di pinggangnya. Deg ! Wanita itu baru menyadari sesuatu. Seketika ia membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan terkejut saat mendapati dirinya yang tak terbalut busana apapun. Ia pun menoleh ke samping, dan benar saja, seorang pria yang j

