“Dari mana kalian?!” Linda melotot. Tangannya di lipat di depan tubuh. Sam yang duduk di sampingnya hanya memperhatikan, melihat anak-anaknya sedang diomeli oleh ibunya. Delina dan Rico kaget. Mereka langsung terdiam dan tertunduk. Kalau Linda sudah marah, itu artinya bencana untuk mereka. Mereka itu tidak pernah melawan pada orang tua, karena mereka tahu marah Linda demi kebaikan mereka juga. “Dari rumah Ilham, Ma!” kata Rico tertunduk. “Terus gak kasih kabar gitu? Kamu anggap rumah kayak hotel? Bisa keluar masuk seenaknya?” ucap Linda lagi dengan wajah sinis. “Ini salahnya Delina tuh, Ma, aku udah kirim chat supaya dibilangin ke Mama, tapi dia…” “Delina, kamu ke mana barusan?” Linda langsung menginterogasi Delina. “Sama. ke rumah A Ilham!” jawab Delina tak berani menatap mata Linda

