Sabuk Hitam

1198 Words

Notifikasi pesan berbunyi, Ilham buru-buru merogoh handphone dari saku celananya. Dan seketika tersenyum setelah tahu ada pesan Delina di sana. “A, maaf ya kalau kata-kataku kemarin-kemarin menyinggung A Ilham,” isi pesan Delina tampak sangat serius. Ilham tak langsung membalas, karena kebetulan sedang berkonsentrasi mengendarai mobil. Sofia diam-diam memperhatikan, dengan mimik wajah yang penasaran. Namun tiba-tiba ia kembali meraih ponselnya, karena tidak tega membuat Delina menunggu balasannya. “Tunggu di tempat biasa!” balas Ilham singkat, padat, dan jelas. Senyum terus merekah di wajah Ilham. “Dari siapa Kak, kelihatannya seneng banget?” tiba-tiba Shofia bertanya. “Dari seseorang yang membuat hari hujan terasa cerah,” kata Ilham mendadak jadi puitis. Sofia langsung terdiam. “K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD