BAB 49 Satu jam sudah berlalu, akhirnya interogasi pun selesai. Wisnu keluar dari kantor polisi dan menyeka keringatnya. Kepalanya sedikit berdenyut mengingat pertanyaan dari pihak kepolisian yang seolah berputar-putar. “Maafkan aku, Gita. Kamu sendiri yang tak mendengarkanku untuk tak meninggalkan jejak. Semoga kamu selamat.” Wisnu menyalakan kembali mobilnya. Gegas ia meluncur sambil terus berpikir. Dia harus kembali membenahi rencananya jika Anggita benar-benar tertangkap. “Kau Gita ditangkap, bagaimana aku menutupi hubunganku dengan Roy? Sepertinya, aku harus segera mencari istri baru. Tapi, di mana bisa mencari orang yang hanya butuh harta, tanpa butuh cinta?" Sementara itu, polisi yang sudah mendapatkan informasi, segera menarik sebagian anggotanya dan diarahkan ke arah bandara

