Sementara itu di perbatasan. Aindra sangat sibuk mengkoordinir dengan berbagai pihak. Beberapa perdagangan ilegal ditangkap, begitu juga oknum yang meloloskan perdagangan itu. Ziyad juga melaporkan adanya kasus human traficking. “Apa kau serius?” tanya Aindra tak percaya. “Saya hanya menduganya My King!” sahut Ziyad. “My King. Kita harus ke wilayah barat, banyak laporan jika ada penimbunan di sana!” lapor lother. “Yang Mulia ... kami akan mengadakan jumpa para pedagang ...” “Ganti sebutan kalian!” sentak Amather dan Lother bersamaan. “My King, ayo ke mari,” pinta pria itu. Aindra sangat paham. Jika ia mengikuti pria ini akan banyak waktu untuk menghilangkan jejak. Pria itu menolak dan bergerak bersama ke wilayah yang ajudannya tadi sebutkan. Semua staf perbatasan berlarian mengejar

