Tak akan menyerah

2117 Words

Jonathan mengubah rencana awalnya. Ia lebih dulu akan mengajak Diva ke toko perhiasan untuk memesan cincin yang tadi dibicarakannya. “Ada yang bisa saya bantu?” tanya pelayan toko itu. “Tolong tunjukkan cincin yang paling bagus di toko ini,” ucap Jonathan. Pelayan itu menganggukkan kepalanya, “ada banyak pilihan dan kebetulan ada beberapa cincin yang baru datang, dengan model yang sangat cantik,” ucapnya lalu mengambil beberapa cincin pasangan dan diletakkan diatas kaca etalase. “Silahkan dipilih,” lanjutnya. “Div, pilihlah,” ucap Jonathan sambil menatap Diva. “Kenapa harus aku? bukankah kamu yang akan menikah, bukan aku!” “Bukankah kamu ada disini untuk membantuku memilih cincin mana yang cocok dengan selera wanita?” Pelayan itu tersenyum, “saya mengira anda ini calon istri dari M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD