Jonathan menganggukkan kepalanya. Ia yakin, Dina sudah memberitahu kedua orang tuanya tentang perasaannya kepada Diva, dan hubungan yang pernah mereka jalin dulu. “Jo, bukannya Om gak ingin merestui hubungan kamu sama Diva. Tapi, Om juga harus menjaga perasaan Dina. Bagaimanapun Om tau, kalau Dina masih sangat mencintai kamu, meskipun dia sudah merelakan kamu buat Diva.” “Om gak bisa egois. Hanya demi kebahagian putri kandung Om, Om harus mengorbankan kebahagian putri Om yang satunya,” lanjut Atha. “Tapi, Om... Jo sangat mencintai Diva, begitu juga dengan Diva. Diva...” “Jo... Om tau, kamu pria yang baik. Tapi, semua keputusan bukan ada di tangan Om. Tapi ada di tangan Diva. Apa kamu lupa kalau Diva dan Dava sudah dijodohkan? Bahkan sampai sekarang perjodohan itu masih terjalin.” “Om.

