Niko ragu akan memberi tahu Joan atau tidak soal video itu. Dia tidak mau dianggap jadi biang gosip karena beritanya masih belum jelas. Namun, Niko juga tidak bisa mengabaikan perasaan Joan begitu saja. Kalau Joan memang punya hubungan lebih dari sekadar teman, pasti gadis itu akan sangat kecewa dan sakit hati. Niko: Hai, Jo. Sudah makan siang belum? Aku nanti ada acara di dekat kantormu. Mau pulang bareng? Pria berkacamata itu akhirnya mengirim pesan pada Joan. Memang hanya pesan basa-basi untuk membuka obrolan. Tak lama gadis itu membalas pesannya. Joan: Aku sedang makan siang, Kak. Terima kasih tawarannya, tapi aku naik ojol saja biar ga kena macet. Niko: Oke, gapapa. Lain kali kita makan siang bareng di kafe samping kantormu. Kayanya aku bakal sering tugas di area sana. Joan: Siap

