Aku masuk kedalam rumah dimana keluargaku lengkap berkumpul, Tari dan Via akan menjemputku memberikan waktu bersama mereka semua. Chandra langsung memelukku ketika menatapku, hal yang tidak pernah dilakukan selama kami bersama karena bagi kami pelukan itu menjijikkan tapi sekarang aku merasakan pelukan ini sebagai bentuk dukungan "Wah mana oleh-olehnya" ucap Chandra ketika melihatku sambil tersenyum setelah melepaskan pelukannya "Mama mana?" tanyaku tanpa menjawab perkataan Chandra "Mbak disini?" tanya papa ketika keluar kamar Aku segera memeluk papa erat "kangen" papa mengacak rambutku gemas yang langsung membuatku cemberut tapi memang aku merindukan momen ini "Makin gemuk aja" komentar Surya ketika melihatku sambil membawa peralatan tempurnya bersama papa yaitu catur "Mas ih" reng

