Terungkap

1205 Words

Kening Arian berkerut, untuk apa pria ini datang menemuinya, pikir Arian. Dan lagi, dari mana pria ini tau, kalau Shara tidak ada di rumah. "Aku datang kemari ingin minta maaf padamu..." Ujar pria itu yang wajahnya menjadi sendu melihat Arian. Arian semakin bingung pada pria ini. Minta maaf padanya, padahal mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. "Apa maksudmu?" "Aku minta maaf, karena perbuatanku, hubunganmu dengan Shara menjadi seperti ini." "Langsung pada intinya saja, aku tidak mengerti akan ucapanmu yang tiba-tiba minta maaf, padahal kita baru saja bertemu." Arian mencerca pria itu. Erick mengambil sebuah amplop dari sakunya, lalu menyodorkan pada Arian. "Bukalah. Dengan itu kamu akan mengerti." Dengan ragu-ragu, Arian mengambil amplop itu, lalu membukanya. Mata Arian membulat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD