Marah

1099 Words

Shara begitu sedih akan perbuatan suaminya baru saja. Memang benar pria itu adalah suaminya, dan Arian berhak melakukan apapun kepadanya, karena dalam janji pernikahan yang diikrarkannya dia sudah menyerahkan dirinya pada pria itu, baik lahir maupun batin. Dulu Shara bersedia menyerahkan tubuhnya pada Arian, tapi saat ini keadaannya berbeda, pria itu sudah terlalu banyak menyakiti dirinya, yang mana membuat rasa cinta wanita itu terkikis sedikit demi sedikit. Flashback end Arian masih memeluk tubuh polos istrinya di dalam bungkusan selimut putih di kamar hotel. Sedari tadi wanita dalam dekapannya tiada hentinya menangis tersedu-sedu. Sudah dari tadi Shara meronta dari pelukannya, tapi Arian tidak membiarkannya lepas. Arian mengutuki dirinya di masa lalu, yang dengan mudahnya menghakimi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD