Bab 26 Gara-gara Reuni

1488 Words

Bab 26 Gara-gara Reuni Maria sudah menangis di sudut toilet. Dua tangannya memeluk kedua lututnya sementara wajahnya menunduk. Tubuhnya bergetar hebat, sementara pria di hadapannya tengah menggeram frustrasi. Pria itu beberapa kali meninju dinding hingga membuat siku-siku jarinya mulai berdarah. "Sialan!" umpatnya lagi. Dia sampai mengacak-acak rambutnya dan mengeraskan rahang. Dia sempat menatap tubuh meringkuk itu sejenak. Ada tatapan rasa bersalah di sini. Gaun merah itu sudah sobek semakin tinggi, sementara tali bagian pundak sudah terputus. "Persetan!" gertaknya lagi sebelum kemudian melenggak pergi meninggalkan Maria. Tian berjalan cepat menuju taman di mana acara reuni masih berlangsung. Kemeja yang ia kenakan belum terkancing sempurna dan tentunya tampak berantakan. Dia berter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD