46. Bertahanlah

789 Words

Tunggu. Apa yang barusan ia pikirkan? Sebuah ruang untuk dirinya?? Kening Dominic seketika mengernyit, ketika benaknya mengulang kembali kalimatnya sendiri. Logikanya yang tiba-tiba hadir pun kemudian segera mematahkan semua angan-angan semu itu. Ini tak pantas. Aveline masih terlalu belia. Apa yang ia harapkan? Dirinya yang jelas-jelas pria dewasa berusia tiga puluh tahun dapat menjadi sosok 'terdekat' untuk gadis remaja berusia lima belas tahun? Fuck, dia bukan p*****l! Seketika Dominic pun merasa jijik pada diri sendiri, yang bisa-bisanya berharap para sesuatu yang tak patut seperti itu. Harga dirinya bahkan tak mengijinkannya untuk menuruti hasratnya sebagai lelaki, yang untuk kali ini sungguh tak ia sangka akan jadi seperti ini. Dominic kembali menatap lekat wajah mungil itu,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD